"Although they plan...Allah also plans...and Allah is the best of planners" ~ Surat Al-Anfal: 30
12 August, 2015
16 October, 2014
For Mum And Dad .. What Can I Say?
Mum and Dad..
What can I say?
Can I say,
You taught me right from wrong,
You gave me life,
You gave me happiness and joy,
You gave me courage and commitment,
You made me the person I am today,
And I just want to say thank you,
From the tip of my toes to the top of my head,
Mum, Dad,
That is what I can say.
-© Laura Farrow-
p/s:I love u so much mum and dad...
Kemaskini Blog Bersawang
Assalamualaikum
Rasanya hampir setahun juga saya tidak mengemaskini blog yang sudah bersawang ini.
Saya tidak sempat kerana terlalu sibuk dengan beberapa hal dalam setahun ini.
Pertamanya sibuk dengan bapa saya yang baharu saja buat bypass beberapa bulan yang lalu. Saya terpaksa memberi fokus kepada kesihatan bapa saya. Alhamdullilah kesihatan abah bertambah baik. Syukur kepadaMu Ya Allah.
Keduanya saya sibuk dengan urusan kerja. Alhamdullilah walaupun agak berliku dalam setahun ini tetapi akhirnya atas nasihat emak dan abah, saya berjaya juga mengharungi beberapa cabaran yang membelit saya. Alhamdullilah now i have better quality of life. Ada masa lebih untuk buat aktiviti sendiri dan meluangkan masa bersama keluarga tercinta.
Ketiganya hanya tinggal beberapa bulan sahaja lagi kita akan mengorak langkah ketahun baharu 2015. Saya tidak memasang azam terlalu tinggi, hanya memenuhi beberapa perkara yang masih tidak selesai. Apa pun saya serahkan kepada Allah swt untuk mengatur hidup saya.
Selalu apa yang saya rancangkan tidak menjadi, mungkin Allah lebih mengetahui yang lebih baik buat saya. Wallahualam.
Ok till we meet again. Take care (:
Loves,
Sha
29 November, 2013
04 November, 2013
Assalamualaikum warahmatullah hiwabarokatuh...
Bismillah...
Minta maaf kerana ana sudah tidak lama mengemaskini laman blog ana ni...ada banyak perkara yang perlu ana selesaikan hingga ke penghujung akhir tahun ini...mudah-mudahan dipermudahkan hendakNya, amiinn..
Ana ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan Selamat Menyambut Maal Hijrah kepada semua yang beragama Islam...semoga penghijrahan kali ini lebih bermakna buat kita semua sebagai hambaNya...amiinnn...
Harapan ana tahun baru ini ialah ana dapat menebus semula kesilapan yang lalu...sesungguhnya kita tidak tahu bila nyawa kita akan diambil olehNya...
Selagi pintu taubat terbuka luas, marilah sama-sama kita bertaubat kepadaNya dan memohon kemaafan daripadaNya...
Kita ini insan kerdil, janganlah kita bongkak dan angkuh dengan apa yang kita ada...sesungguhnya apa yang kita ada hari ini merupakan pinjaman sementara daripadaNya...
Ya Allah ampunilah hambaMu yang hina ini lagi kerdil...amiiinn...
Ya Allah permudahkanlah urusan ana tahun ini dan tahun2 seterusnya...amiinn...
Ya Allah jadikanlah aku anak yang solehah, wanita yang baik dan isteri yang solehah jika aku diizinkan berkahwin...amiinn...
Aku nak luahkan semua benda tapi aku tiada kekuatan...aku yakin Engkau lebih mengetahui apa yang aku fikirkan sekarang...mudah-mudahan urusanku dipermudahkan oleh Mu Ya Allah...amiinn...
Ya Allah izinlah hambaMu ini menunaikan umrah pada tahun hadapan...amiinn.... :(
Ya Allah murahkanlah rezeki kami seluas-seluasnya...amiinnn...
Loves,
Sha, hambaMu yang hina... :(
Assalamualaikum warahmatullah hiwabarokatuh...
Bismillah...
Minta maaf kerana ana sudah tidak lama mengemaskini laman blog ana ni...ada banyak perkara yang perlu ana selesaikan hingga ke penghujung akhir tahun ini...mudah-mudahan dipermudahkan hendakNya, amiinn..
Ana ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan Selamat Menyambut Maal Hijrah kepada semua yang beragama Islam...semoga penghijrahan kali ini lebih bermakna buat kita semua sebagai hambaNya...amiinnn...
Harapan ana tahun baru ini ialah ana dapat menebus semula kesilapan yang lalu...sesungguhnya kita tidak tahu bila nyawa kita akan diambil olehNya...
Selagi pintu taubat terbuka luas, marilah sama-sama kita bertaubat kepadaNya dan memohon kemaafan daripadaNya...
Kita ini insan kerdil, janganlah kita bongkak dan angkuh dengan apa yang kita ada...sesungguhnya apa yang kita ada hari ini merupakan pinjaman sementara daripadaNya...
Ya Allah ampunilah hambaMu yang hina ini lagi kerdil...amiiinn...
Ya Allah permudahkanlah urusan ana tahun ini dan tahun2 seterusnya...amiinn...
Ya Allah jadikanlah aku anak yang solehah, wanita yang baik dan isteri yang solehah jika aku diizinkan berkahwin...amiinn...
Aku nak luahkan semua benda tapi aku tiada kekuatan...aku yakin Engkau lebih mengetahui apa yang aku fikirkan sekarang...mudah-mudahan urusanku dipermudahkan oleh Mu Ya Allah...amiinn...
Ya Allah izinlah hambaMu ini menunaikan umrah pada tahun hadapan...amiinn.... :(
Ya Allah murahkanlah rezeki kami seluas-seluasnya...amiinnn...
Loves,
Sha, hambaMu yang hina... :(
27 August, 2013
10 Reasons Your Top Talent Will Leave You
Have you ever noticed leaders spend a lot of time talking about talent, only to make the same mistakes over and over again? Few things in business are as costly and disruptive as unexpected talent departures. With all the emphasis on leadership development, I always find it interesting so many companies seem to struggle with being able to retain their top talent. In today’s column, I’ll share some research, observations, and insights on how to stop the talent door from revolving.
Ask any CEO if they have a process for retaining and developing talent and they’ll quickly answer in the affirmative. They immediately launch into a series of soundbites about the quality of their talent initiatives, the number of high-potentials in the nine box, blah, blah, blah. As with most things in the corporate world, there is too much process built upon theory and not nearly enough practice built on experience.
When examining the talent at any organization look at the culture, not the rhetoric – look at the results, not the commentary about potential. Despite some of the delusional perspective in the corner office, when we interview their employees, here’s what they tell us:
More than 30% believe they’ll be working someplace else inside of 12 months.
More than 40% don’t respect the person they report to.
More than 50% say they have different values than their employer.
More than 60% don’t feel their career goals are aligned with the plans their employers have for them.
More than 70% don’t feel appreciated or valued by their employer.
So, for all those employers who have everything under control, you better start re-evaluating. There is an old saying that goes; “Employees don’t quit working for companies, they quit working for their bosses.” Regardless of tenure, position, title, etc., employees who voluntarily leave, generally do so out of some type of perceived disconnect with leadership.
Here’s the thing – employees who are challenged, engaged, valued, and rewarded (emotionally, intellectually & financially) rarely leave, and more importantly, they perform at very high levels. However if you miss any of these critical areas, it’s only a matter of time until they head for the elevator. Following are 10 reasons your talent will leave you – smart leaders don’t make these mistakes:
1. You Failed To Unleash Their Passions: Smart companies align employee passions with corporate pursuits. Human nature makes it very difficult to walk away from areas of passion. Fail to understand this and you’ll unknowingly be encouraging employees to seek their passions elsewhere.
2. You Failed To Challenge Their Intellect: Smart people don’t like to live in a dimly lit world of boredom. If you don’t challenge people’s minds, they’ll leave you for someone/someplace that will.
3. You Failed To Engage Their Creativity: Great talent is wired to improve, enhance, and add value. They are built to change and innovate. They NEED to contribute by putting their fingerprints on design. Smart leaders don’t place people in boxes – they free them from boxes. What’s the use in having a racehorse if you don’t let them run?
4. You Failed To Develop Their Skills: Leadership isn’t a destination – it’s a continuum. No matter how smart or talented a person is, there’s always room for growth, development, and continued maturation. If you place restrictions on a person’s ability to grow, they’ll leave you for someone who won’t.
5. You Failed To Give Them A Voice: Talented people have good thoughts, ideas, insights, and observations. If you don’t listen to them, I can guarantee you someone else will.
6. You Failed To Care: Sure, people come to work for a paycheck, but that’s not the only reason. In fact, many studies show it’s not even the most important reason. If you fail to care about people at a human level, at an emotional level, they’ll eventually leave you regardless of how much you pay them.
7. You Failed to Lead: Businesses don’t fail, products don’t fail, projects don’t fail, and teams don’t fail – leaders fail. The best testament to the value of leadership is what happens in its absence – very little. If you fail to lead, your talent will seek leadership elsewhere.
8. You Failed To Recognize Their Contributions: The best leaders don’t take credit – they give it. Failing to recognize the contributions of others is not only arrogant and disingenuous, but it’s as also just as good as asking them to leave.
9. You Failed To Increase Their Responsibility: You cannot confine talent – try to do so and you’ll either devolve into mediocrity, or force your talent seek more fertile ground. People will gladly accept a huge workload as long as an increase in responsibility comes along with the performance and execution of said workload.
10. You Failed To Keep Your Commitments: Promises made are worthless, but promises kept are invaluable. If you break trust with those you lead you will pay a very steep price. Leaders not accountable to their people, will eventually be held accountable by their people.
If leaders spent less time trying to retain people, and more time trying to understand them, care for them, invest in them, and lead them well, the retention thing would take care of itself. Thoughts?
Forbes
http://www.forbes.com/sites/mikemyatt/2012/12/13/10-reasons-your-top-talent-will-leave-you/
18 August, 2013
Kisah 1 -Kenapa aku diuji?
Kisah 1 -Kenapa aku diuji?Cabaran paling besar pernah aku hadapi ketika umurku berusia 27 tahun...
Aku diuji dengan bertimpa-timpa masalah...
Pernah satu hari apabila aku tidak tahan dengan ujianNya...
Aku berhentikan kereta aku di sebuah kawasan sunyi dan aku menangis sepuas-puas hatiku...
Aku bertanya kenapa Allah menguji aku?
Kenapa tidak orang lain? Kenapa kenapa kenapa kenapa Engkau pilihku Ya Allah?
Soalan itu berulang-ulang kali bermain di fikiranku...
Sakitnya diuji...aku dan Dia sahaja yang tahu...
Padaku...
Hanya yang cekal akan ke depan...
Yang putus asa, akan berundur...mungkinkan aku yang berundur itu?
Aku sandarkan kepalaku kepada stering kereta...
Air mataku menitis sebutir demi sebutir di stering kereta...
Mataku bengkak kerana hampir sejam aku menangis tanpa henti...
Apabila aku mendongak semula kepala ku ke cermin pandang belakang kereta...
Aku nampak ada satu sinar cahaya...
Aku tidak tahu dari mana datang cahaya itu....
Tetapi aku pasti cahaya itu untuk menyinari kehidupanku...
Aku pandang belakang...teliti aku perhatikan cahaya itu yang menembusi kereta aku..
Aku tahu aku perempuan yang cekal...
Aku tidak boleh berputus asa...
Kerana aku banyak tanggungjawab yang perlu aku pikul dan selesaikan walaupun aku anak perempuan...
Entah dari mana, kekuatan itu tiba-tiba datang...
Aku perlu bangun...bangun...dan bangun...
Aku bukan orang senang...aku perlu kerja kuat...
Apa pun rintangan di hadapan aku perlu redah demi memberikan yang terbaik buat keluargaku...
Bermula saat itu...Aku kenal ujianNya untuk menjadikan aku lebih kuat..
Apabila aku sampai ke rumah...
Aku solat sunat syukur kerana diujiNya...
Aku tahu ujianNya untuk menjadikan aku seorang wanita yang lebih cekal dan tabah bagi mendepani liku-liku kehidupan yang sememangnya mencabar padaku...
Bermula saat itu setiap kali aku ada masalah...
KepadaNya hanya tempatku mengadu segala duka lara ku...
Aku akan mencari rumah-rumah Allah untuk aku cari masa denganNya...
Selalunya aku akan solat maghrib jemaah di rumahNya...
Selepas solat...
Aku akan cerita segala maasalah yang aku lalui walaupun Dia lebih mengetahui apa yang terkandung di dalam hatiku...
Setiap kali aku mengadu kepadaNya...jiwaku berasa tenang...
Aku harap Dia sentiasa melindungi aku...merahmati aku...walaupun aku ini hanya hambanya yang biasa-biasa saja...
Tuhanku, pegang hatiku kuat-kuat untuk sabar dengan ujianMu...
Amiinn...
11 May, 2013
Out of Comfort Zone
Assalamualaikum..
Alhamdullilah 13th general election has just finished last week (5th May 2013).
I have went through this 2 months with a pack schedule which sometimes i feel like giving up to struggle on the things that very tough to me.
So now i'm free for doing and looking back on the things that i need to be focused.

1. I am looking for another job, something that i think i can out from the comfort zone
2. To finish all assignments that has been given by lecturers
3. To work out - such as jogging and swimming
4. To qada' my fasting and
fasting...fasting...fasting coz Ramadan is just near...if i'm not mistaken maybe on 9th July.
I listed these all in my diary which i need to take fast action now...people said that fast action, fast result, so trying my best... this is because i have a mission in my life, i hate to stay in the same situation for long time... i love challanges...so may Allah make it easy for me...amin Ya Rabbal Alamin...
Loves,
Sha
Alhamdullilah 13th general election has just finished last week (5th May 2013).
I have went through this 2 months with a pack schedule which sometimes i feel like giving up to struggle on the things that very tough to me.
So now i'm free for doing and looking back on the things that i need to be focused.

1. I am looking for another job, something that i think i can out from the comfort zone
2. To finish all assignments that has been given by lecturers
3. To work out - such as jogging and swimming
4. To qada' my fasting and
fasting...fasting...fasting coz Ramadan is just near...if i'm not mistaken maybe on 9th July.
I listed these all in my diary which i need to take fast action now...people said that fast action, fast result, so trying my best... this is because i have a mission in my life, i hate to stay in the same situation for long time... i love challanges...so may Allah make it easy for me...amin Ya Rabbal Alamin...
Loves,
Sha
09 April, 2013
Tudung yang menyejukkan mata :)
Inilah tudung yang benar-benar menyejukkan mata memandang. Mengikut hukum syarak, tidak menonjol, sopan, dan tertib. Tudung muslimah ini tidak jarang, tidak ketat, dan menutup dada :)
Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.
Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. [ TMQ an-Nur(24):31]
03 April, 2013
PRU13, biarlah ada persaingan polisi daripada persaingan personaliti
Assalamualaikum...
3 April 2013, akhirnya Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Razak membubarkan parlimen ke-12..maka bermulalah perang sebenar antara parti-parti di negara ini...
Sebagai journalist, izinkan saya membuat beberapa catatan sedikit sebanyak mengenai pengalaman saya dalam membuat liputan berita-berita politik sepanjang tempoh beberapa tahun ini...
Saya pernah bekerja di dua-dua bahagian..maksud saya bukan bekerja dengan bahagian UMNO-BN mahupun PR sebagai puteri UMNO atau seri kandi PKR mahupun PAS... tetapi kerja saya ialah membuat liputan untuk kedua-dua bahagian parti baik kerajaan mahupun pembangkang...secara ringkas bekerja sebagai media perso
n yang memerhatikan ragam politik tanah air....
Sepanjang tempoh sepenggal ini selepas PRU12, saya melihat baik kerajaan mahupun pembangkang cuba memberikan polisi terbaik kepada rakyat...
Bagaimanapun perlu diingat, apa pun polisi yang ditawarkan kepada rakyat, ia seharusnya seiring berjalan dengan janji yang ditawarkan...tidak hanya menawarkan janji populis kepada rakyat semata-mata hanya mahu meraih undi dan selepas PRU13, segala macam janji tetapi tidak ditunaikan...
Sehingga hari ini saya perhatikan politik tanah air memang panas, luar biasa tegangnya dari semangat kedua-dua parti untuk mempertahankan kuasa dan satu pihak untuk mendapatkan kuasa...baik BN mahupun PR, sama-sama memperhebatkan polisi masing-masing....
Jujurnya pada pendapat saya, di akhirnya apa jua yang dibuat oleh parti-parti politik ini, rakyat menilai...rakyat menilai dan terus menilai....
Rakyat menilai rekod sepenggal janji ditunaikan mahupun tidak?...
Pada saya, rakyat mengharapkan sangat ahli-ahli politik semakin memahami apa yang baik untuk negara dan apa yang perlu mereka lakukan...
Dan paling penting par
ti-parti politik tidak boleh mengecam dengan tuduhan-tuduhan yang tidak perlu, biarlah ada persaingan polisilah daripada persaingan personaliti !!
Jadi saya berharap bagi mereka yang boleh mengundi di PRU13 kali ini, pilihlah yang terbaik...selamat mengundi !
Loves,
Sha
3 April 2013, akhirnya Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Razak membubarkan parlimen ke-12..maka bermulalah perang sebenar antara parti-parti di negara ini...Sebagai journalist, izinkan saya membuat beberapa catatan sedikit sebanyak mengenai pengalaman saya dalam membuat liputan berita-berita politik sepanjang tempoh beberapa tahun ini...
Saya pernah bekerja di dua-dua bahagian..maksud saya bukan bekerja dengan bahagian UMNO-BN mahupun PR sebagai puteri UMNO atau seri kandi PKR mahupun PAS... tetapi kerja saya ialah membuat liputan untuk kedua-dua bahagian parti baik kerajaan mahupun pembangkang...secara ringkas bekerja sebagai media perso
Sepanjang tempoh sepenggal ini selepas PRU12, saya melihat baik kerajaan mahupun pembangkang cuba memberikan polisi terbaik kepada rakyat...Bagaimanapun perlu diingat, apa pun polisi yang ditawarkan kepada rakyat, ia seharusnya seiring berjalan dengan janji yang ditawarkan...tidak hanya menawarkan janji populis kepada rakyat semata-mata hanya mahu meraih undi dan selepas PRU13, segala macam janji tetapi tidak ditunaikan...
Sehingga hari ini saya perhatikan politik tanah air memang panas, luar biasa tegangnya dari semangat kedua-dua parti untuk mempertahankan kuasa dan satu pihak untuk mendapatkan kuasa...baik BN mahupun PR, sama-sama memperhebatkan polisi masing-masing....
Jujurnya pada pendapat saya, di akhirnya apa jua yang dibuat oleh parti-parti politik ini, rakyat menilai...rakyat menilai dan terus menilai....
Rakyat menilai rekod sepenggal janji ditunaikan mahupun tidak?...
Pada saya, rakyat mengharapkan sangat ahli-ahli politik semakin memahami apa yang baik untuk negara dan apa yang perlu mereka lakukan...
Dan paling penting par
ti-parti politik tidak boleh mengecam dengan tuduhan-tuduhan yang tidak perlu, biarlah ada persaingan polisilah daripada persaingan personaliti !!
Jadi saya berharap bagi mereka yang boleh mengundi di PRU13 kali ini, pilihlah yang terbaik...selamat mengundi !
Loves,
Sha
02 April, 2013
Maksiat, ‘Best’ Sangat Ke?
Maksiat, ‘Best’ Sangat Ke?
Maksiat Membuatkan Diri Kita Dibenci
Kenapa
bila orang buat baik, dia berani buat terang-terangan? Kenapa bila
orang buat maksiat, dia tak berani buat depan orang? Fitrah! Manusia
senang dengan kebaikan. Benci dengan maksiat.
Ada juga orang yang
berani buat maksiat terang-terangan. Orang lain senang dengannya? Tidak!
Allahpun lebih-lebih lagi tidak senang dengannya.
Berkata Imam Syafie, “Kamu sekalian hendaklah menghindari kebencian kaum
muslimin.” “Bagaimana ia boleh berlaku?” tanya yang lain. “Seseorang
yang melakukan maksiat, Allah akan menumbuhkan rasa benci muslim yang
lain terhadapnya.”
Maksiat Menghalang Masuknya Ilmu Pengatahuan
Imam Malik memberi nasihat yang layak ditulis dengan tinta emas kepada Imam Syafie. Katanya, “Allah telah mencerahkanmu dengan ilmu pengetahuan. Oleh itu, jangan sekali-kali memadamnya dengan kemaksiatan.”
Imam Syafie pernah mengadu kepada gurunya Waki’ tentang sukarnya hafazannya kali ini. Lalu berkata Waki’, “Ilmu itu cahaya dan cahaya tidak menembusi hati yang sedang berbuat maksiat.”
Imam Malik memberi nasihat yang layak ditulis dengan tinta emas kepada Imam Syafie. Katanya, “Allah telah mencerahkanmu dengan ilmu pengetahuan. Oleh itu, jangan sekali-kali memadamnya dengan kemaksiatan.”
Imam Syafie pernah mengadu kepada gurunya Waki’ tentang sukarnya hafazannya kali ini. Lalu berkata Waki’, “Ilmu itu cahaya dan cahaya tidak menembusi hati yang sedang berbuat maksiat.”
Maksiat Menggelapkan Hati dan Wajah
Ibnu Abbas berkata, “ Maksiat menyebabkan kegelapan di wajah dan di hati. Wujud kebencian orang lain terhadap kita, tahap kesihatan badan merosot dan menghadapi kesulitan daripada aspek ekonomi.”
“Sebaliknya, kebajikan akan mencerahkan wajah, menjernihkan hati, akan dikasihi orang lain, ekonomi meningkat dan dimurahkan rezeki.”
Ibnu Abbas berkata, “ Maksiat menyebabkan kegelapan di wajah dan di hati. Wujud kebencian orang lain terhadap kita, tahap kesihatan badan merosot dan menghadapi kesulitan daripada aspek ekonomi.”
“Sebaliknya, kebajikan akan mencerahkan wajah, menjernihkan hati, akan dikasihi orang lain, ekonomi meningkat dan dimurahkan rezeki.”
Allah SWT mengingatkan, “(Dengan sebab keingkaran mereka), Allah
mematerikan hati mereka serta pendengaran mereka, dan pada penglihatan
mereka ada penutupnya, dan bagi mereka pula disediakan azab seksaan yang
amat besar.” (Surah al-Baqarah: 7).
Maksiat Punca Kebinasaan
Mari kita belajar daripada sejarah. Maksiat menjadi punca kebinasaan umat terdahulu.
Iblis diusir dari syurga kerana maksiat.
Kaum Nabi Nuh ditenggelamkan banjir kerana maksiat.
Firaun dan tenteranya dilemaskan ke dalam lautan kerana maksiat.
Kaum Sadom diterbalikkan bumi kerana maksiat homoseksnya.
Kaum Ad dilenyapkan rebut kerana maksiat.
Kaum Bani Israel dimurkai Allah kerana maksiat.
Nabi Muhammad SAW
mengingatkan, “Apabila terjadi maksiat di kalangan umatku, maka Allah
akan memberi azab-Nya untuk semua.” (HR Ahmad).
Allah zalim? Tidak! Kita yang zalim.
“Dan Kami tidak menganiaya mereka, tetapi menganiaya diri sendiri.” (Surah Hud: 101).
Allah yang Maha Adil hanya menjalankan keadilan-Nya. Meletakkan sesuatu
kena pada tempatnya. Yang cintakan maksiat diberikan pembalasan dan
azab.
“Telah
timbul pelbagai kerosakan dan bala bencana di darat dan di laut
disebabkan apa yang telah dilakukan oleh tangan manusia. Moga-moga
mereka kembali.” (Surah al-Rum: 41).
Lazatkah Maksiat?
Habis tu, di mana lazatnya maksiat hingga ramai orang tertambat?
Lupa tentang akhirat!
Itulah penyebab. Berkata Ibnul Qayyim al-Jauziah, “Anda akan mendapat
murka Allah SWT sebab berbangga dengan maksiat dan sambil lewa terhadap
malaikat yang menyaksikan dan mencatat kelakuan buruk anda.”
Kita semua tidak maksum.
Tidak terlepas daripada melakukan maksiat atau derhaka kepada Allah.
Samada besar atau kecil. Dosa-dosa kecil yang kita biasakan boleh
membesar menjadi maksiat yang sangat dimurkai. Ia boleh membinasakan.
Di sekeliling, terlalu
banyak potensi maksiat yang berkemungkinan telah kita lakukan. Firman
Allah SWT, “Semasa kamu bertanya atau menceritakan berita dusta itu
dengan lidah kamu, dan mengatakan dengan mulut kamu akan sesuatu yang
kamu tidak mempunyai pengetahuan yang sah tentangnya, dan kamu pula
menyangka itu hanya perkara kecil, padahal di sisi hukum Allah, ianya
adalah perkara yang besar dosanya.” (Surah al-Nur: 15).
Astargfirullahal azhim.
Apa yang terdaya, jadikan munajat dan ‘istighfar’ itu satu ulam harian
yang wajib diamalkan. Sudikah Allah menerima taubat kita? Hmm, kalau
kita fikir Allah tidak sudi mengampuni, bukankah fikiran itu hanya akan
membebani diri? Yakinlah, Dia Maha Pengampun, Maha Penerima Taubat.
Carilah Kemuliaan dengan Taat, Bukan dengan Maksiat
Mungkin
masih ada di kalangan kita yang sengaja menambat dirinya dengan maksiat
kerana mahu diterima oleh kumpulannya yang sekepala. Diterima oleh ahli
kumpulan bagaikan satu tujuan dan satu kemuliaan. Setakat manalah
mulianya penerimaan manusia? Tak ke mana-manapun.
Jika hajatkan kemuliaan, di sisi Allah ada segala kemuliaan.
“Sesiapa
yang mahukan kemuliaan, (maka hendaklah dia berusaha mencarinya dengan
mematuhi perintah Allah), kerana bagi Allah jugalah (Pemilik) segala
kemuliaan.” (Surah Fathir: 10).
Allah Tahu Meskipun Kita Sembunyikan
Nabi mendedahkan, “Terdapat di kalangan umatku pada hari kiamat kelak,
mereka mempunyai bekal kebajikan yang banyak sebesar gunung Tihamah,
tetapi Allah menjadikan semua pahala kebajikan itu seumpama debu-debu
yang berterbangan.”
Thauban bertanya,
“Adakah seperti kami kerana kami tidak tahu?” Rasulullah SAW bersabda
lagi, “Mereka ialah saudara-saudara kamu sekalian. Mereka melakukan
solat malam seperti kamu semua, tetapi apabila mereka bersendirian,
mereka melakukan larangan-larangan Allah.” (HR Ibnu Majah).
Tidak perlu kita lakukan
maksiat di kala sembunyi atau terang. Sebabnya, kita sentiasa terkepung
oleh CCTV Allah di mana-mana sahaja.
Credit to my allahlovesus@googlegroups.com ... kak Farwina Faroque dan lain-lain...love u all...
Loves,
Sha
31 March, 2013
Kerja plus lemau :( mahu Umrah ...
Assalamualaikum...hari ni aku rasa lemau sangat walaupun off day...
Pagi tadi baru sampai dari Balok, Kuantan, ada sedikit tugasan di sana...aku settle kan kerja habis dalam kul 11 pagi ni jugalah...penatnya...
Bilalah hendak PRU13 kan?
Aku rasa badan dan otak penat yang amat fikir politik negara yang tak pernah habis...
Aku rasa dah tak sabar nak PRU13...nak cepat semuanya berlalu...rasanya rata-rata rakyat pun dah muak dengan politik tanah air...hendak semuanya cepat berlalu dan mengundi...
Aku nak dengar sangat PM bubar Parlimen...aku nak planning apa yang patut dah... especially pergi menunaikan Umrah... cepatlah PM umumkan tarikh...harap planning kali ini menjadi...tak sabar rasanya nak pergi ke kota suci Madinah...rinduku pada Mu Ya Rasulullah semakin menebal... :'( rinduunya ....
Walaupun kita hanya pernah jumpa sekali sahaja di dalam mimpi ketika Allah hadiahkanku bermimpi dengan Mu Ya Rasullulah pada hari kelahiranku yang ke 28 dulu...
" Tq Allah for the best gift i ever received from you O Allah... :'( "
Masih aku ingat wajah Mu Ya Rasulullah yang penuh terpancar dengan cahaya...
Engkau berdiri di satu tiang di Kota Madinah berhampiran dengan sebuah masjid...aku dan kakakku dari jauh dapat melihat Mu Ya Rasulullah...kakakku paling happy, wajah kami penuh dengan kesyukuran kerana dapat berjumpa dengan Mu Ya Rasulullah...
Aku faham mimpi ini menyeru agar aku cepat menunaikan ibadah Umrah... Ya Allah, berikanlah kesempatan pada aku tahun ini untuk melawat Ya Rasulullah di Kota Suci Mekah, aku teringin sekali pergi ke makam-makam nabi yang ada di sana...permudahkanlah Ya Allah urusanku...amin...
Harap cepat sangat PRU13 berlalu...amin...
Loves,
Sha
Pagi tadi baru sampai dari Balok, Kuantan, ada sedikit tugasan di sana...aku settle kan kerja habis dalam kul 11 pagi ni jugalah...penatnya...
Bilalah hendak PRU13 kan?
Aku rasa badan dan otak penat yang amat fikir politik negara yang tak pernah habis...
Aku rasa dah tak sabar nak PRU13...nak cepat semuanya berlalu...rasanya rata-rata rakyat pun dah muak dengan politik tanah air...hendak semuanya cepat berlalu dan mengundi...
Aku nak dengar sangat PM bubar Parlimen...aku nak planning apa yang patut dah... especially pergi menunaikan Umrah... cepatlah PM umumkan tarikh...harap planning kali ini menjadi...tak sabar rasanya nak pergi ke kota suci Madinah...rinduku pada Mu Ya Rasulullah semakin menebal... :'( rinduunya ....
Walaupun kita hanya pernah jumpa sekali sahaja di dalam mimpi ketika Allah hadiahkanku bermimpi dengan Mu Ya Rasullulah pada hari kelahiranku yang ke 28 dulu...
" Tq Allah for the best gift i ever received from you O Allah... :'( "
Masih aku ingat wajah Mu Ya Rasulullah yang penuh terpancar dengan cahaya...
Engkau berdiri di satu tiang di Kota Madinah berhampiran dengan sebuah masjid...aku dan kakakku dari jauh dapat melihat Mu Ya Rasulullah...kakakku paling happy, wajah kami penuh dengan kesyukuran kerana dapat berjumpa dengan Mu Ya Rasulullah...
Aku faham mimpi ini menyeru agar aku cepat menunaikan ibadah Umrah... Ya Allah, berikanlah kesempatan pada aku tahun ini untuk melawat Ya Rasulullah di Kota Suci Mekah, aku teringin sekali pergi ke makam-makam nabi yang ada di sana...permudahkanlah Ya Allah urusanku...amin...
Harap cepat sangat PRU13 berlalu...amin...
Loves,
Sha
Pandang-pandang Jeling-jeling - Tan Sri Dato' S.M. Salim & Dato' Siti Nu...
I love this song so much... :)
30 March, 2013
Follow your dream day by day...
What I want in my life?
1. To find my own dream:
- 10 big dreams
- then 40 important dreams
- finally 50 small dreams.
10 big dreams:
- to be a good servant to Allah
- to be successful business woman
- to be richer, then easy help all Muslims
- to be nice person
- have a great job
- have a great husband
- have a great family
- have a great friends
- have company
- have a good environment
Sha
29 March, 2013
Tawaf Wada’
Tawaf Wada’
Tawaf
Wada’ ialah tawaf ‘selamat tinggal’ yang wajib dikerjakan - bukan
sahaja oleh setiap orang yang mengerjakan haji dan umrah tetapi juga
oleh orang yang hendak meninggalkan Kota Makkah untuk bermusafir sejauh
dua marhalah atau lebih kerana menghormati dan memuliakan Baitullah.
Berdosa bagi sesiapa yang meninggalkannya dan dikenakan Dam.
Syarat Tawaf Wada’
Sama seperti tawaf umrah dan tawaf ifadhah. Tetapi sebelum memulakan Tawaf Wada’ seseorang itu perlu berniat.
Pengecualian (tidak berdosa dan tidak dikenakan Dam)
- Perempuan yang kedatangan haid atau nifas.
- Perempuan yang didatangi darah istihadhah( darah penyakit) pada lazimnya dia haid.
- Orang luka yang mengeluarkan banyak darah.
- Orang yang tidak mendapat air atau tanah untuk mengangkat hadas besar.
- Orang yang takut terancam nyawa, kehormatan diri atau harta bendanya.
- Orang yang takut ditinggalkan kawan.
- Orang yang berpenyakit salisalbaul (sering keluar air kencing) atau yang seumpamanya.
- Orang yang dipaksa meninggalkan tawaf.
- Orang yang takut kepada peminta hutang dalam keadaan dia benar-benar tidak berupaya membayar hutangnya.
- Orang tua yang terpaksa dipimpin atau diusung kerana uzur.
Perhatian:
- Tawaf Wada’ dikerjakan hanya setelah segala-galanya siap untuk berangkat meninggalkan Kota Makkah.
-
Setelah mengerjakan Tawaf Wada’ seseorang itu tidak lagi dibolehkan
balik ke bilik penginapan kecuali untuk tujuan sembahyang fardhu,
membuang air kecil atau besar, mengambil barang, makan atau minum dengan
syarat masa yang diambil tidak terlalu lama.
-
Jemaah yang terpaksa berangkat keluar dari Makkah dengan segera
sedangkan dia belum lagi mengerjakan Tawaf Ifadhah dan Tawaf Wada’
memadailah baginya mengerjakan Tawaf Ifadhah sahaja.
-
Perempuan yang haid tidak dibolehkan melakukan tawaf wada’. Sebagai
ganti bolehlah berdiri di hadapan pintu Masjidil Haram dan berdoa
- Orang
yang tidak melakukan Tawaf Wada’ kerana jahil atau terlupa tidak
dikecualikan dari membayar Dam. Dam yang dikenakan ialah Dam Taqdir dan
Tertib.
Credit to http://www.jawhar.gov.my/i-umrah/index.php/persediaan-para-jemaah/52-tawaf-wada
Larangan Ihram
Larangan Ihram
Mulai
dari saat melafazkan niat hinggalah sempurna semua Rukun Umrah, jemaah
hendaklah berwaspada supaya tidak melanggar larangan ihram seperti
berikut:
LARANGAN IHRAM
|
Mengugurkan
rambut atau bulu di badan (sama ada dengan cara menggunting,
mencukur,menggosok, mencabut, mengesat, menganyah,mengelap dan
sebagainya)
|
Memakai minyak rambut pada kepala (dan janggut, bagi lelaki)
|
Menggunakan bau-bauan pada badan, pakaian,makanan atau minuman
|
Memakai sarung tangan
|
Mengerat kuku
|
Memburu atau membunuh binatang yang halal dimakan sama ada di Tanah Haram atau di Tanah Halal
|
Menebang, memotong, mencabut atau merosakkan pokok atau tumbuhan di Tanah Haram (sahaja)
|
Berakad nikah sama ada berijab atau qabul untuk diri sendiri atau bertindak bagi pihak orang lain
|
Bercumbuan
|
Melakukan persetubuhan
|
LARANGAN IHRAM
|
|
JEMAAH LELAKI
|
JEMAAH WANITA
|
memakai
pakaian yang bersarung (sama ada berjahit atau pun tidak) yang
disarungkan ke badan termasuk seluar dalam, baju dalam, sarung kaki,
songkok dan sebagainya
|
menutup muka
|
menutup kepala atau sebahagian daripadanya.
|
|
memakai kasut yang menutup tumit dan jari kaki.
|
|
Ihram Kanak-Kanak
-
Kanak-kanak yang sudah baligh yang mengerjakan umrah bertanggungjawab
membayar Damnya sendiri jika dia melanggar larangan ihram.
- Bagi kanak-kanak yang belum baligh tetapi sudah mumayyiz (dapat
membezakan antara bersih dan kotor) menjadi tanggungjawab ibubapa atau
penjaganya membayar Dam kerana melanggar larangan ihram.
- Kanak-kanak yang belum mumayyiz tidak dikenakan apa-apa Dam bagi kesalahan melanggar larangan ihram.
Credit to http://www.jawhar.gov.my/i-umrah/index.php/persediaan-para-jemaah/51-larangan-ihram
Credit to http://www.jawhar.gov.my/i-umrah/index.php/persediaan-para-jemaah/51-larangan-ihram
Persiapan Diri Menunaikan Umrah
Persiapan Diri Menunaikan Umrah
Memperbetul tujuan semata-mata kerana Allah S.W.T.
Sesuatu pekerjaan itu hanya menjadi ibadah dan mendapat ganjaran pahala dari Allah S.W.T. apabila:
- diniatkan semata-mata untuk mematuhi perintah Allah S.W.T.;
- caranya menepati syariat yang ditetapkan;
- tidak berlaku sebarang penyelewengan; dan
- ibadah wajib seperti sembahyang, berpuasa, berzakat dan lain-lain tidak ditinggalkan.
Oleh itu, elakkan diri dari mengerjakan haji dan umrah kerana sebab-sebab sosial, ekonomi, politik atau tujuan-tujuan lain.
Mendapatkan ilmu yang cukup
Setiap
ibadah termasuk umrah yang dikerjakan tanpa ilmu adalah sia-sia. Ini
kerana kerja-kerja ibadah tidak boleh dibuat secara ikut-ikutan sahaja.
Selok belok pelaksanaan ibadah umrah perlu dipelajari dan difahami
supaya dapat dikerjakan dengan sempurna sewaktu di Tanah Suci tanpa
bergantung kepada orang lain.
Menggunakan sumber wang yang halal
Ibadah
umrah adalah merupakan salah satu persembahan kepada Allah S.W.T. Sama
ada diterima atau sebaliknya, ia bergantung kepada sejauh mana
sempurnanya ibadat itu dilaksanakan dan sebersih mana pula wang ringgit
yang digunakan.
Pastikan
wang ringgit yang digunakan untuk menunaikan umrah (tambang menambang,
makan minum, penginapan dan lain-lain) malah yang digunakan untuk
kehidupan seharian adalah dari sumber yang halal lagi bersih dari
sebarang penyelewengan atau penindasan. Mata pencarian yang haram,
selain dari berdosa, boleh menyebabkan hilangnya keberkatan dalam
kehidupan.
Menjaga kesihatan jasmani dan rohani
Pelaksanaan
ibadah umrah memerlukan kesihatan fizikal dan mental serta kestabilan
emosi. Bakal jemaah hendaklah menjaga kesihatan menerusi pemakanan yang
baik dan seimbang serta memperbanyak aktiviti riadah. Selain itu, jemaah
hendaklah melatih diri supaya bersikap positif dan bijak mengawal
perasaan.
Menyempurnakan semua rukun Islam yang lain
Ibadah
haji adalah rukun yang kelima dan terakhir selepas mengucap dua kalimah
syahadah mengerjakan sembahyang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan
dan mengeluarkan zakat.
Bakal-bakal
jemaah umrah perlu terlebih dahulu mempunyai kefahaman yang sempurna
bersabit tuntutan Syahadah, sembahyang, puasa dan zakat serta
melaksanakannya.
Memperbanyakkan amalan sedekah
Sesuatu
yang boleh meringankan bebanan orang lain (termasuk suami, isteri,
ibubapa, saudara mara, sahabat handai, faqir miskin, anak yatim dan
sebagainya) sama ada dalam bentuk wang ringgit, tenaga hatta senyuman
atau perwatakan ceria adalah sedekah. Amalan sedekah membantu menambah
pahala, mengurangkan dosa dan membantu hubungan sesama manusia.
Bakal
jemaah digalakkan memperbanyakkan sedekah sewaktu di Tanah Air dan juga
di Tanah Suci nanti. Ia membahagiakan pihak yang menerima dan turut
membahagiakan pihak yang memberi. Sewaktu berada di Tanah Suci pula,
para jemaah hendaklah menggunakan sebaik-baiknya kesempatan untuk
memberi khidmat kepada mereka yang memerlukan.
Menunaikan sembahyang berjemaah
Matlamat
menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah antara lain ialah untuk
memanfaatkan masa yang ada sebaik mungkin untuk beribadah terutamanya di
Masjidil Haram. Peluang berada di Tanah Suci Makkah hendaklah digunakan
sebaiknya untuk beribadah sebaik mungkin seperti menunaikan solat
berjemaah.
Menjauhi amalan-amalan syirik
Menyengutukan
Allah adalah merupakan salah satu dosa besar. Tidak selayaknya orang
yang hendak menjadi tetamu Allah membuat kerja-kerja syirik seperti
beramal dengan ilmu sihir, bergantung hidup kepada tangkal azimat dan
sebagainya.
Selain
itu, bakal-bakal jemaah hendaklah menghindari sifat suka mengejar
kebendaan dan kesenangan hidup sehingga meremehkan soal halal dan haram,
dosa dan pahala serta syurga dan neraka.
Memperbaiki akhlak dan menghindari sifat-sifat mazmumah (tercela)
Tanah
Suci Makkah adalah tempat orang memperlihatkan peribadinya yang
sebenar. Orang yang hendak menjadi tetamu Allah S.W.T. hendaklah
mempunyai adab yang baik sama ada dari segi perbuatan, percakapan malah
niat di hati.
Sifat-sifat
buruk seperti hasad dengki, sombong, takabbur, panas baran, suka
mendedahkan aurat, suka bermegah-megah dan lain-lain hendaklah dijauhi.
Menurut maksud hadith, hasad dengki menghapuskan amal kebaikan seseorang
sepertimana api membakar hangus kayu api.
Tanah
Suci Makkah juga adalah tempat pertembungan umat Islam dari segenap
pelusuk dunia. Sifat-sifat murni seperti sabar, ikhlas, syukur,
tolong-menolong, ramah dan sebagainya akan dapat memudahkan interaksi
sesama jemaah.
Membersihkan diri dari dosa
Sebelum berangkat ke Tanah suci bakal jemaah hendaklah bertaubat dengan:
- meninggalkan serta merta perbuatan yang telah menimbulkan dosa;
- berazam dengan sepenuh hati tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi;
- merasa kesal yang amat sangat di atas perbuatan dosa itu; dan
-
jika dosa itu ada kaitan dengan manusia, perlu mendapatkan kemaafan dan
pernyataan halal bagi kesalahan yang dilakukan dan hak yang diambil
dari manusia tersebut.
Berdoa dan bertawakkal
Perancangan
Allah S.W.T. mengatasi segala perancangan makhluk-Nya. Segala persiapan
yang telah dibuat tidak dapat menjamin ibadah umrah dapat dilakukan
dengan sempurna. Justeru, para jemaah perlu banyak berdoa kepada Allah
S.W.T., memohon keampunan dan pertolongan-Nya.
Para
jemaah juga sebaiknya memperbanyakkan sembahyang sunat Tahajjud,
Tasbih, Taubat dan Hajat menjelang keberangkatan dan juga sepanjang
berada di Tanah Suci.
Credit to http://www.jawhar.gov.my/i-umrah/index.php/persediaan-para-jemaah/48-persiapan-diri
Rukun Umrah
Rukun Umrah
Terdapat
lima perkara dalam Rukun Umrah yang mesti dilaksanakan oleh jemaah.
Pelaksanaan Rukun Umrah tidak boleh dibuat dengan mewakilkannya kepada
orang lain. Sekiranya salah satu daripada Rukun Umrah ditinggalkan
secara sengaja atau tidak sengaja, ibadah umrah tersebut adalah tidak
sah. Lima Rukun Umrah ialah:
- Niat
- Tawaf
- Sai’e
- Tahallul
- Tertib
Niat
Setiap
ibadah hendaklah dimulai dengan niat. Jika seseorang itu tidak berniat
sama ada sengaja atau terlupa umrahnya menjadi tidak sah. Berniat umrah
boleh dilakukan pada bila-bila masa. Berikut ialah lafaz niat umrah:
نويت العمرة وأحرمت بها لله تعالى
Ertinya : “Sahaja aku berniat umrah dan berihram aku untuk melaksanakannya kerana Allah Ta’ala.”
Tawaf
Tawaf
adalah salah satu rukun yang sangat penting dalam ibadat umrah.
Sekiranya ia tidak dilaksanakan mengikut syarat-syaratnya, ia menjadi
tidak sah dan justeru itu Sai’e, iaitu rukun yang berikutnya juga akan
menjadi tidak sah.
Syarat- syarat sah tawaf
- Berniat mengelilingi Ka’abah semata-mata untuk menunaikan tawaf kerana Allah S.W.T.
Lafaz niat Tawaf Umrah:
Ertinya: “Aku berniat Tawaf Umrah di Ka’abah ini tujuh pusingan kerana Allah Taala.”
-
Tawaf hendaklah dilakukan di luar Ka’abah tetapi di dalam Masjidil
Haram. Tawaf boleh dilakukan di bahagian atas Masjidil Haram tetapi
mesti dipastikan bahu sentiasa mengiringi Ka’abah.
- Tidak boleh menyentuh mana-mana bahagian Ka’abah termasuk Syazarwan (bingkai Ka’abah) semasa tawaf.
- Tidak boleh menggunakan laluan di bawah pancur emas antara Hijr Ismail dengan Ka’abah (kerana Hijr Ismail juga dikira sebahagian daripada Ka’abah).
- Laluan tawaf hendaklah bersih daripada najis.
- Tawaf hendaklah dimulai dari belakang garisan Hijr al-aswad dan diakhiri dengan melangkah garisan yang sama.
- Tawaf hendaklah dilakukan sebanyak tujuh kali pusingan dengan sempurna dan yakin.
- Mesti mengirikan Ka’abah sepanjang masa tawaf. Beri perhatian khusus apabila tiba di penjuru-penjuru Ka’abah.
- Mesti suci daripada hadas kecil (yakni berwuduk).
- Mesti suci daripada hadas besar.
-
Badan dan pakaian mesti suci daripada najis.( mendukung anak lelaki
yang belum berkhatan adalah diaggap membawa najis yang menyebabkan tawaf
menjadi tidak sah).
- Mesti menutup aurat.
Sai’e
Sai’e
adalah juga satu rukun yang penting dan perlu dilaksanakan dengan
sempurna. Walaupun begitu sahnya Sai’e bergantung kepada sahnya tawaf.
Jika kerana sesuatu sebab, tawaf tidak sah maka Sai’e yang walaupun
dibuat dengan sempurna akan turut menjadi tidak sah.
Syarat-syarat sah Sai’e:
- Hendaklah dilakukan selepas tawaf.
- Tujuan hendaklah semata-mata untuk Sai’e.
- Sai’e hendaklah dimulai dari Bukit Safa dan tamat di Bukit Marwah.
- Sai’e dilakukan genap dan sempurna bilangan sebanyak tujuh kali. Perjalanan balik dari Marwah ke Safa dikira sekali pula.
-
Jarak perjalanan Safa ke Marwah dikira dari kaki bukit ke kaki bukit.
Tetapi sekurang-kurangnya ialah jarak yang ditentukan untuk mereka yang
menggunakan kereta sorong.
-
Perjalanan dari Safa ke Marwah dan sebaliknya tidak terputus yakni
seseorang itu tidak melencong keluar melalui satu pintu dan masuk
semula menerusi satu pintu lain.
Tahallul
Bertahallul
maknanya melepaskan diri dari larangan ihram menurut cara yang
ditetapkan untuk umrah. Bagi umrah seseorang itu boleh bertahallul
setelah selesai melaksanakan dengan sempurna semua kerja-kerja rukun
yang lain iaitu niat, tawaf dan Sai’e.
Syarat Tahallul
Menggunakan
sekurang-kurangnya tiga helai rambut (bukan bulu) dengan cara
bergunting atau dengan cara–cara lain. Tetapi adalah afdhal bagi lelaki
mencukur kepalanya. Bagi orang yang kepalanya tidak berambut memadai
jika dilalukan pisau di atas kepalanya.
Perkara-perkara yang berkaitan dengan jemaah wanita:
-
Perempuan yang berambut panjang boleh memotong mana-mana bahagian
rambutnya untuk tahallul asalkan tidak kurang dari tiga helai.
-
Suami boleh menggunting rambut isterinya sebelum menggunting rambutnya
sendiri selepas kedua-duanya selesai Sai’e umrah. Tetapi sebaik-baiknya
suami menggunting rambutnya dulu.
- Perempuan haid boleh bertahallul dan rambut yang dipotong dimasukkan saja ke dalam bekas yang disediakan.
Tertib
Para jemaah hendaklah melaksanakan segala Rukun Umrah satu persatu, mengikut tertibnya (aturan).
Wajib Umrah
-
Wajib Umrah ialah perkara-perkara yang mesti dilaksanakan oleh jemaah
umrah, sekiranya ditinggalkan, ibadah umrah tersebut masih sah tetapi
dikenakan bayaran Dam. Pengabaian terhadap perkara-perkara Wajib Umrah
dengan sengaja adalah berdosa dan dikenakan Dam. Jika ditinggalkan dalam
keadaan tidak sengaja, hukumnya tidak berdosa tetapi masih dikenakan
Dam. Berikut ialah perkara-perkara Wajib Umrah:
- Berniat umrah di Miqat (sempadan) yang ditetapkan ataupun sebelumnya.
Menjaga larangan ihram.
-
Miqat Makani (sempadan tempat) adalah tempat yang ditetapkan bagi
seseorang yang hendak mengerjakan umrah melafazkan niatnya. Niat boleh
dilafazkan pada mana-mana tempat sebelum sampai ke Miqat ini. Tetapi
jika sudah melampaui Miqat ini, niat umrah masih boleh dilafazkan tetapi
Dam berupa seekor kambing dikenakan.
Miqat bagi jemaah umrah dari Asia Tenggara (dengan kapal terbang):
Qarnul Manaazil
- Lebih kurang 94km dari Makkah atau lebih kurang setengah jam
perjalanan sebelum kapal terbang mendarat di Jeddah. Miqat ini adalah
untuk jemaah yang terus ke Makkah setelah mendarat di Jeddah.
Bir Ali (disebut juga sebagai Zulhulaifah) - Lebih
kurang 10km dari Bandar Madinah atau lebih kurang 450 km dari Makkah.
Miqat ini adalah untuk jemaah yang terus ke Madinah dan dari sana
berniat ihram sebelum bergerak menuju Mekah. Ia juga menjadi Miqat
untuk penduduk bandar Madinah itu sendiri.
Lain-lain miqat (dengan kapal terbang) ialah:
Al-Juhfah
- Lebih kurang 187km dari Makkah . Ia menjadi miqat untuk penduduk
Syam (Syria), Mesir dan negara-negara lain dari arah yang sama.
Zaatu ‘irqin - Lebih kurang 94 km dari Makkah. Miqat bagi penduduk Iraq.
Credit to http://www.jawhar.gov.my/i-umrah/index.php/persediaan-para-jemaah/50-rukun-umrah
Subscribe to:
Posts (Atom)

























